Love. Life. Laugh

Love. Life. Laugh

Kamis, 24 Januari 2013

Mengharu Biru

Asalamualaikum Wr. Wb

Pekat malam menemaniku kali ini.. jam 11.40 waktu Gorontalo. Aku menulis ini setelah aku MENGHARU BIRU dengan mereka (rumah keduaku) tadi. Wajar saja jam segini aku belum bisa tidur dengan perasaan yang lega. 

Aku bertemu mereka (finally) secara lengkap di salah satu rumah teman kami. Seharian tadi aku merasa dekaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatt sekali dengan Rabb-ku. Aku di bangunkan subuh, sholatku hari ini tidak ada yang bolong #alhamdulillah, bertemu majelis ta'lim yang SUBHANALLAH bisa menerima apa adanya aku, aku diberi kecintaan dan ketulusan membantu adik-adik panti untuk giat belajar, dan sampailah aku diberi kesempatan bertemu dengan mereka (rumah keduaku) yang begitu amat ku rindukan...

Sepanjang jalan menuju rumah teman kami, yang kami jadikan tempat bertemu tadi malam. Sepanjang itu puna ku beristigfar, berbaik sangka kepada mereka, berdoa agar di bukakan pintu hati kami selama pertemuan itu berlangsung, agar masalah ini selesai tanpa ada lagi yang menyimpan dendam atau uneg-uneg ditiap hati teman-teman. 

Aku tau benar dan yakin bahwa yang akan mereka katakan adalah benar sifatku/tabiatku. Aku pun yakin bahwa aku adalah yang telah mereka sebutkan itu. Aku telah yakini bahwa ini yang akan terjadi. Namun, setelah malam ini..aku merasakan bahwa I'm Coming back Home. Segala uneg-uneg dari mereka ataupun dariku sudah tersampaikan.. waktunya intropeksi diri. Baik untukku dan untuk yang lainnya..

Setelah selama ini doaku terwujud ya Rabb.. Engkau kuatkan hatiku, Engkau besarkan jiwaku, Engkau topang aku ketika tak kuat lagi menahan cobaan hidup yang datang bertubi-tubi padaku. Ya Allah Ya Rabb.. terima kasih telah dibukakan jalan keluar dari cobaan hidup yang pelik ini, terima kasih atas cobaan hidup yang amat dasyat buatku dan teman-teman yang lain...

I'm coming back home.... walau posisiku masih di luar pagar. Tapi biarlah berjalan apadanya sampai membawaku masuk ke dalam rumah yang begitu sangat ku rindukan. Rumah yang ku bangun dari pondasi yang lillahi ta'ala demi kecintaanku pada Rabb-ku dan kecintaanku pada perempuan-perempuan sebagai ujung tombak Islam.. aku membangunnya penuh kasih dan perjuangan dan itu bukanlah hal yang mudah. Sehingga sekarang ini...aku tidak akan pernah rela apabila rumahku tiba-tiba berdebu dan mulai kosong karena tidak terurus lagi. Aku bahkan rindu penghuni-penghuninya,, rindu gelak tawa,, rindu dengan banyaknya kekonyolan yang amat lucu bila ku kenang. 

Ya Allah..Ya Rahman..Ya Rahim...
Jadikan kami perempuan-perempuan yang selalu sabar, sholeha, taat beribadah kepada-Mu, dan menjauhi segala larangan-Mu.. 

Doaku malam ini..
Ya Allah.. hanya kepada-Mu aku menyembah dan meminta. Jauhkan kami semua dari godaan syaitan, yang ingin mengadu dombakan kami yang telah ku anggap bersaudara seayah seibu ini. Jauhan kami dari permasalah ya Rabb :'( sungguh tidak sanggup hamba melaluinya untuk yang kesekian kalinya. Teguhkan iman kami ya Illahi Rabbi.. kuatkan genggaman tangan kami jangan terlepas lagi untuk yang kedua kalinya. Kuat hati kami ya Rabb, lembutkan lisan kami ya Allah, indahkan perilaku kami, kasihi kami, cintai kami ya Allah........... Aaamiiinnn Ya Rabbal 'alamin

Wassalamualaikum Wr. Wb




Tidak ada komentar:

Posting Komentar